Wanita itu..
menumpahkan segala perhatiannya..
menunjukan pada semua orang bahwa ia sangat mencintai laki-laki itu
walau ia tahu, tidak seindah itu
Wanita itu..
menunjukan semua gambar mesra ia dengan laki-laki itu
agar terlihat bahagia dan sempurna hubungannya dimata mereka
walau ia tahu, tidak sebahagia itu
Wanita itu..
menginginkan lelaki itu seperti yang ia mau
memaksa, membuat semua jadi tidak apa adanya
walau ia tahu, laki-laki itu tidak begitu mencintainya
Wanita itu...
menginginkan cinta dan hatinya
tapi masih bingung antara harta dan cinta
walau ia tahu, lelaki itu sudah muak
Wanita itu...
kini berdiri sendiri,
tak perlu memaksakan kehendaknya lagi
tak perlu memperlihatkan kesempurnaan semu
tak perlu menunjukan ego dan arogannya yang kosong
karena harta tidak dapat membeli cinta
Wanita itu kini menangis....
ditinggalkan laki-laki yang dicintainya yang lebih memilih menikahi wanita yang jauh lebih baik darinya....
air mata sudah tidak berguna
takkan membuat segalanya kembali
Wanita itu...
terpaksa memutuskan untuk menerima pinangan laki-laki lain
walau tidak terlalu cinta
tapi umur akan membuatnya tua
akhirnya ia pun memutuskan menikah diusianya yang sudah lebih dari seperempat abad
wanita itu....
memang bisa dibeli dengan harta....
inspiring by a true story of my friend :)
BalasHapus