Pipinya sudah merona merah sudah sedari tadi, sejak laki-laki itu menggenggam tanggannya menuju tempat yang tidak biasa..Tidak ada yang istimewa, tidak ada gaun indah, ataupun high heels yang melekat di tubuh Kinanthya... semua hanya sederhana saja.
Langkah kaki mereka berirama, genggaman tangan terasa dingin, entah apa yang sedang dirasakan Kinanthya.
Luar biasa tidak dapaat dijelaskan, hingga akhirnya ia bisa memandang laki-laki yang ingin melukiskan senyuman di bibirnya dan menghapuskan sisa-sisa gelap dan abu-abu di waktunya yang membuat pipinya hanya berurai air mata.
Pendar cahaya lilin memapar wajahnya, berharap bisa menyembunyikan rasa gugupnya. Laki-laki itu pun tersenyum... sudah cukup jelas apa yang ingin ia berikan pada Kinanthya.
Elang dari Timur....
begitu ia menyebut dirinya....
arti nama yang bisa membuat Kinanthya tersenyum kecil bila mengingatnya..
Senyum pun mengembang di wajah mereka berdua.....
Menatap jingga dari Shierra...
dan diam-diam menepikan harap dan mimpi disana, tanpa harus berkata apapun...
Rasa itu memang sangat jelas ada....
^for all those who appreciate a piece of beautiful memories^
-ch'-
