Minggu, 09 September 2012

Mereka dan Cintanya

Masa lalu berlalu begitu cepat..
Waktu memberi masanya seperti apa yang ia inginkan
Cinta yang sama sekali tidak pernah terpikirkan dan tersentuh di masa lalu
Waktu bisa mengubahnya menjadi sesuatu yang tidak terpisahkan di masa kini
Cinta yang terjalin sangat indah di masa lalu
Waktu bisa mengubahnya menjadi sesuatu yang terhapus begitu saja di masa kini
Cinta yang penuh dengan janji, mimpi, dan harapan di masa lalu
Waktu bisa mengubahnya menjadi hanya sekedar bisikan hampa yang memudar begitu saja
Mereka dan cintanya..
dengan semua ceritanya, waktu bisa membuatnya menjadi seorang yang demensia, amnesia
Waktu memberi masanya seperti apa yang ia inginkan
Kenangan yang tersisa, dan tidak terjamah oleh angkuhnya waktu
menjadi serpihan indah, yang masih dikenang...
oleh mereka, bahkan aku....
Mereka dan cintanya...

Jumat, 07 September 2012

Antara Hijab dan Cinta

Temanku pernah bercerita,
ia ingat seorang laki-laki menangis disampingnya saat laki-laki itu mendengar dari bibirnya
'aku ingin menggunakan hijab'
aku ikut berbahagia, bila rasa cintanya pada Tuhan telah semakin bertambah
aku ikut bersedih, ketika aku tahu laki-laki itu bukan kekasihnya..

Hijab adalah bukti pegabdian lebih pada Tuhan..
tapi cinta.. Cinta adalah anugerah dari Tuhan..
realita dan ketaatan perbedaannya sangatlah tipis

Semoga semakin banyak lelaki yang berurai air mata seperti cerita temanku...
Dan saya pun berharap suatu hari nanti, pengabdian saya pada Tuhan akan bertambah :)

Rabu, 05 September 2012

Jatuh

Mungkin semestiya belajar dari daun yang terjatuh dari pohonnya
Terpisah, jatuh, terhempas dari batangnya yang mungkin sudah tak kokoh lagi
Terpisah, jatuh, terhempas karena memang dipaksa untuk seperti itu
Mungkin, semestinya belajar disaat yang tidak kita inginkan terjadi

Mungkin semestinya ikuti arah angin saja?
Mungkin hanya membiarkan diri terinjak dan tertutup serpihan bumi?
Tertutup hingga kita tidak tampak lagi....

Mungkin semestinya belajar dari daun?
disaat terjatuh dan terpisah dari pohonnya.......

Memandang langit..

Saya memandang langit sore ini,
Begitu banyak orang lalu lalang, dengan beban pikiran masing-masing dalam otaknya
Kendaraan lalu lalang dihadapan saya, setiap orang punya jalannya masing-masing..

Saya pernah melewati jalan ini dengan seseorang yang selalu membuat saya tertawa
Saya pernah melewati jalan ini dengan seseorang yang memiliki satu cita-cita dan mimpi yang sama
Saya pernah melewati jalan ini sama halnya seperti mereka..
Dengan semangat yang menggebu...
Dengan harapan yang tinggi..
Dengan angan-angan dan mimpi yang selalu kita teriakan bersama, seolah waktu akan selalu berpihak pada kita...

Saya memandang langit sore ini,
Begitu menyenangkan dan angin semilir memapar wajah saya dengan lembut
Angin dengan suka cita memainkan anak rambut saya
Dada saya terasa sesak...
Ketika semua itu terulang diingatan saya, dan saya hanya seorang diri menyaksikannya

Saya memandang langit sore ini,
Saya begitu merindukan dia,
karena sudah lama tidak ada tawa di bibir saya....

I miss you, buddy......